PERAN INTERNET SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI MASSA DAN PEMASARAN ONLINE BIDANG PERTANIAN DIKALANGAN PETANI KECIL MELALUI PENYULUHAN

2013
05.09

PERAN INTERNET SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI MASSA DAN PEMASARAN ONLINE BIDANG PERTANIAN DIKALANGAN PETANI KECIL MELALUI PENYULUHAN

 

 

 

 

Oleh

NUSANTARI PERMATA HATI

I34110127

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN SAINS KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT

FAKULTAS EKOLOGI MANUSIA

INTITUT PERTANIAN BOGOR

2012


 

PEMBAHASAN

Hubungan antara Komunikasi Massa dengan pemasaran di bidang pertanian

Komunikasi massa dalam bidang pertanian

Berdasarkan (Seokartawi 1988)[1] komunikasi di artikan sebagai pernyataan antar manusia. Dan bila dikaitkan dengan bidang pertanian, maka komunikasi pertanian adalah suatu pernyataan antarmanusia, baik secara perorangan ataupun kelompok dan secara umum menggunakan lambang-lambang, Sering kali dijumpai dalam penyuluhan. Bidang pertanian memerlukan media komunikasi yang bersifat umum dan tersebar bersamaan dengan informasi yang dikirim terkait tentang pertanian itu sendiri, dengan melakukan komunikasi perorangan ataupun kelompok . komunikasi massa diartikan sebagai komunikasi melalui media penyebaran secara bersamaan dan ditujukan kepada khalayak.

 

 Media Komunikasi Massa (Internet)

Internet menjadi salah satu media alternatif saat ini dan menjadi suatu kebutuhan dalam pekerjaan tertentu. Hal ini disebabkan karena internet dapat menjangkau hingga seluruh dunia dengan cepat,praktis dan sesuai dengan pengetahuan dan kebutuhan dalam pekerjaan itu sendiri. dalam hal ini internet dapat menguntungkan bagi pihak-pihak dalam bidang pertanian .

(Singgih 2011) menyatakan meski dalam aktivitas dan proses komunikasi bermedia internet adalah pertukaran data melalui komputer tetap melibatkan manusia sebagai pemberi situasi atau konteks dalam aktivitas dan proses komunikasi tersebut, meliputi individual, group, organisasi, massa dan, sosial.

Menurut (Sosiawan 2008)[2], secara terminologis aplikatifnya, komunikasi bermedia internet itu adalah “penggunaan komputer beserta fasilitas dan kemampuannya untuk didayagunakan sebagai alat penyampai pesan baik bersifat massa ataupun pribadi”. internet dapat mengakses berbagai informasi tentang pertanian untuk meningkatkan komoditasnya dan petani dapat melihat harga pasaran terkini dengan akses internet tersebut .

 

 Pemasaran bidang pertanian oleh petani kecil melalui internet

Pemasaran secara garis besar adalah melakukan penjualan dengan berpromosi. Dalam pemasaran itu terdapat pemasaran langsung dan pemasaran interaktif. Pemasaran interaktif dengan menggunakan internet sebagai multimedia.

Dalam hal pemasaran memerlukan suatu tempat transaksi yang umum dan dapat di akses oleh semua kalangan. Menurut (Fahardi 1994) Sebuah pusat informasi pertanian yang lengkap dan canggih sangat diperlukan. Perlu ketersediaan informasi teknis mengenai pertanian, peternekan, perikanan serta sarana produksinya. Dan terdapat data-data yang mutakhir didalamnya. Terdapat juga sentral-sentral produksi dan tata niaga dengan hasil penelitian, tulisan dan daftar alamat yang dapat berkomunikasi bertukar pikiran atau bertransaksi.

Internet dapat menjadi media pemasaran salah satunya dalam memasarkan hasil bidang pertanian. Menurut (anggo 2008)[3], Internet merupakan salah satu media dalam pemasaran yang tumbuh pesat dalam dunia internasional. Penggunaan internet menjadi hal yang tidak terpisahkan dari aktivitas masyarakat internasional. Aktivitas browsing memiliki urutan pertama dalam berinternet, aktivitas kedua dan ketiga adalah menulis secara online dan melakukan searching. melakukan pencarian melalui internet akan didapatkan sumber-sumber yang dibutuhkan, oleh karena itu dengan penggunaan internet menjadi lebih praktis dalam mencari data ataupun yang dibutuhkan . dengan menggunakan internet dapat melakukan pemasaran online yang akan dimanfaatkan oleh para produsen. Dikaitkan dengan bidang pertanian yang terus berkembang.

 

Industri makanan dan pertanian menggunakan e-commerce (Perdagangan elektronik) melalui tiga cara (Kinsey, et. al. 2003)[4]

  1. Pembelian internet untuk konsumen yang disebut sebagai e-commerce bisnis-konsumen (business-to-consumer e-commerce)
  2. E-commerce bisnis-bisnis (business-to-business e-commerce) untuk penemuan pasar pertukaran yang digunakan oleh suplier makanan dalam rantai persediaan.
  3. E-commerce hubungan bisnis-bisnis (business-to-business e-commerce) yang mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi pendapat tersebut, penyimpanan dan pengiriman makanan kepada toko ritel atau pusat distribusi.

 

Saat ini penggunaan internet di manfaatkan oleh penduduk indonesia dalam hal menjalin hubungan,berbisnis ataupun sekedar mencari informasi . dapat di lihat dalam grafik perbandingan yang signifikan dari penggunaan internet di indonesia tahun 2006 sampai 2010.

Untitled-1

Tabel 1 Grafik Penggunaan internet di Indonesia tahun 2006-2010

Sumber: http://www.sharingvision.biz/2011/02/07/grafik-eksponensial-survei-pengguna-internet-indonesia-2006-2010/

Pada tahun 2006, pengguna internet di indonesia  mencapai 20 juta ,selanjutnya pada tahun 2007 menjadi 25 juta,  31 juta pada tahun 2008, pada tahun 2009 terus meningkat menjadi 40,4 juta, dan pada tahun 2010 telah mencapai 48,7 juta pada akhir tahun 2010 .  penggunaan internet di Indonesia 2006-2010 versi IDC, PT Telkom, dan Nokia Siemens Network. Pengguna internet  dengan penggunaan facebook dan twitter yang meningkat pesat.  Saat ini, internet telah mencapai kesuksesan dalam segala bidang kebutuhan manusia . melalui internet para petani dapat mendapatkan pengetahuan tentang masalah pertanian .

Saat ini petani kecil dapat terlihat dengan kekurangannya terhadap informasi dan teknologi. Menurut (sesbany [tidak ada tahun]) petani kesulitan menjual hasil panennya karena tidak mempunyai jalur panennya sendiri, karena itu petani menggunakan sistem tebang jual. Sehingga sebanyak 40% hasil panen dimiliki oleh tengkulak . dapat dikatakan hal ini merugikan petani kecil karena sistem jual yang tidak sesuai dengan harga pasaran yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan penjualan melalui tengkulak .

Pengetahuan petani kecil mengenai pemasaran melalui internet

Petani kecil dapat melakukan pemasaran dengan akses internet

Pertanian di Indonesia mempunyai lahan yang sempit karena pembangunan rumah ataupun yang lainnya. Para petani yang ada adalah petani bersekala kecil.

Petani kecil melakukan usaha tani dalam lingkungan yang padat penduduk yang semakin lama terus meningkat jumlahnya. Karena sumber daya yang dimilikinya terbatas, maka tingkat kehidupannya serba terbatas bila tidak ada bantuan dari luar bidang pertanian (seokartawi 1988). Dengan situasi yang demikian petani kecil mempunyai beberapa faktor yang menyebabkan petani itu serba terbatas kecukupannya karena faktor sumber daya yang sempit, keuangan yang tidak memungkinkan untuk membeli bibit lebih ataupun pupuk lebih untuk pertaniannya dan pengetahuan tentang internet yang sebernya bisa dimanfaatkan secara optimal. Dapat diperjelas sebagai berikut:

“Ciri petani kecil yang demikian sering disebut dengan petani subsisten. Dalam     banyak kenyataan di negara-negara berkembang, seringkali peranan petani kecil ini dilupakan, karenanya mereka sering terlupakan pula untuk mendapatkan pelayanan, apakah itu pelayanan dalam bidang pertanian, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya. Akibatnya mereka sering kurang responsif terhadap pengenalan teknologi baru, atau kurang mau melakukan usahatani yang bersifatnya mempunyai resiko (dan ketidakpastian) yang tinggi” (Soekartawi 1988)[5]

 

Dewasa ini, internet menjadi hal yang menarik untuk membuat iklan dan melakukan transaksi penjualan yang berinteraksi secara tidak langsung tapi langsung dalam arti bertransaksi dengan konsumen melalu internet. Petani saat ini telah mengikuti program pemerintah untuk menjalankan pelatihan penggunaan internet sebagai media pemasaran hasil tani. akses internet ini petani mendapatkan sumber-sumber informasi mengenai pertanian, harga pasar dan ngetahuan tentang pertanian lainnya .

Pemerintah memberikan pelatihan kepada petani dengan berbagai program yang tersebar diwilayah indonesia . Pelatihan mengenal internet di Kabupaten Pasawaran, Provinsi Lampung oleh petani kakao [6]. Pelatihan mengenal penggunaan internet untuk petani sangat membantu petani dalam melakukan penjualannya . penggunaan internet dapat meningkatkan status soaialnya hingga mencukupi kebutuhannya sehari-hari hingga menyekolahkan anak-anaknya .

berantusias dalam pengembangan teknologi terkini dengan sejalannya waktu internetpun menjadi kebutuhan yang lazim untuk petani karena melakukan pekerjaannya dengan internet dalam melakukan transaksai penjualan hasil tani tapi ada sebagaian pula yang masih merahgukan teknologi terkini atau internet dan hasil inovasi teknologi lainnya dikarenakan faktor latarbelakang kebudayaan sekitar ataupun ketidakpedulian terhadap pemerintah yang sebenarnya menginovasi membantu pekerjaan petani .

 

Manfaat Internet dalam penyuluhan

Menurut Van den Ban dan Hawkins (1982) Penyuluhan pertanian merupakan keterlibatan seseorang untuk melakukan komunikasi informasi secara sadar dengan tujuan untuk membantu sesamanya memberikan pendapat sehingga bisa membuat keputusan yang benar. Maka dapat disimpulkan dengan tujuan penyuluhan pertanian adalahm member keluarga petani berupa pengetahuan dan keterampilan baru yang bersesuaian dengan minat dan kebutuhan mereka yang erat hubungannya dengan upaya meningkatkan produksi usahatani mereka dan memperbaiki tingkat hidup keluarga petani.

Melaui penyuluhan yang dilakukan untuk menghindari ketergantungan pada penyuluh maka perlu diberikan pembekalan keterampilan salah satunya dalam penggunaan internet untuk mencari informasi dalan website atau google mengenai pertanian dan masalah yang dihadapi serta dapat berinteraksi dengan pakar-pakar pertanian yang nantinya akan membatu dengan pemberian informasi yang dibutuhkan.

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Soekartawi . 1988. Prinsip dasar komunikasi pertanian. Jakarta[ID]: UI PRESS. 137 Hal.

Fahardi F. 1994. Petani berdasi. Jakarta [ID]: Penebar swadaya. 163 Hal.

Singgih D. 2011. Penggunaan internet sebagai media komunikasi dalam menciptakan hubungan akrab. [Sripsi]. Bogor [ID]: Institut Pertanian Bogor.

Husen IM. 2010. Hubungan antara pengetahuan dan perilaku pemasaran online bidang pertanian sebagai konsumen mesin pencari google dengan peringkat web site. [Skripsi].  Bogor [ID]: Institut Pertanian Bogor.

Yusuf R. 2011. Strategi pencitraan perusahaan agribisnis melalui media virtual. [Skripsi]. Bogor [ID]: Institut Pertanian Bogor.

Sesbani. [Tidak ada tahun]. Penguatan kelembagaan petani untuk meningkatkan posisi tawar petani. [tesis]. [Internet]. [Dikutip ‎08 ‎Mei ‎2012, ‏‎17:08:02]. Medan [ID]. 8 hal. Dapat diunduh dari: http://www.IPB.ac.id/e-jurnal

Grafik eksponensial survei pengguna internet di Indonesia 2006-2010. 2011. [internet] . [Di unduh 08 ‎Mei ‎2012, ‏‎18:14:54] . dapat diunduh dari: http://www.sharingvision.biz/2011/02/07/grafik-eksponensial-survei-pengguna-internet-indonesia-2006-2010/

Petani kakao di Pasawaran mulai memanfaatkan internet. 2011. Republika. [Internet]. [ diunduh 08 ‎Mei ‎2012, ‏‎18:30:21] . dapat diunduh dari: http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/10/07/10/petani-kakao-dipesawaran-mulai-memanfaatkan-internet

Mugniesyah MM.2006. Materi bahan ajar ILMU PENYULUHAN(KPM 211).Bogor[ID]:Institut Pertanian Bogor


[1] Referensi dari (Soekartawi 1988) dalam Prinsip Dasar Komunikasi Pertanian, hal. 5.

[2] Dalam (singgih 2011)

[3] Dalam (Husen 2010)

[4] Ibid

[5] (Soekartawi 1988) dalam Prinsip Dasar Komunikasi Pertanian, hal. 8.

[6] Referensi melalui internet

Tugas Penkom 2

2013
02.27

Untitled-2 Untitled-5 Untitled-1fdgsd

Tugas 2 Penkom – 2013

2013
02.27

Ditunggu yah 😀

My New Post

2013
02.14

Sfgdfdfdfgf

Hello world!

2011
10.03

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!